Keunggulan dan Keunikan Furniture Gaya Bali

Bali selain terkenal sebagai kawasan pariwisata yang cantik, ternyata juga populer sebagai kawasan industri furnitur. Di Bali, ada banyak sekali berbagai macam model dan desain furnitur yang akan membuat interior dan eksterior rumah Anda semakin terlihat menakjubkan. Bali furniture memang sangat populer karena kualitas dari bahan baku dan keindahan ukirannya. Furniture Bali dibuat menggunakan bahan baku kayu jati yang sudah melalui proses pemilihan yang ketat sehingga tidak sembarangan kayu bisa digunakan untuk membuat perlengkapan rumah. Kayu jati dipilih untuk membuat berbagai macam furniture seperti lemari dan lain-lain karena bahan baku ini anti rayap. Sekedar informasi, di dalam kayu jati terkandung zat khusus yang bisa mencegah rayap atau binatang kecil lainnya untuk merusak kayu. Jadi mau berapapun lamanya lemari pakaian, asalkan terbuat dari kayu jati Anda tidak perlu khawatir dengan daya tahan dan kualitasnya

bali indonesia furniture

Sebagai salah satu sentra furniture, Bali menawarkan berbagai macam peralatan rumah mulai dari lemaripakaian, tempat tidur, meja, kursi dan lain sebagainya. Harga yang ditawarkan pun bervariasi tergantung dari furniture yang dibeli. Ada furniture yang dijual dengan harga murah dan adapula yang mahal. Perbedaan ini tergantung dari kualitas bahan baku dan kerumitan pahatan yang diberikan pada furniture yang dipilih. Furniture di Bali sangat populer karena pahatannya yang sangat unik dan menarik. Bahkan banyak pula yang mengatakan bahwa furnitur Bali sangatlah antik dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Karena furniture antique khas Bali inilah yang membuat banyak orang jatuh cinta dengan Bali. Karena seperti yang diketahui, Bali memang memiliki banyak pengrajin terkenal yang selalu menciptakan berbagai macam karya seni luar biasa melalui kayu jati. Saking bernilai tingginya, bahkan ada furniture khas Bali yang dijual dengan harga ratusan juta rupiah. Wah, sangat luar biasa bukan? Tak hanya masyarakat lokal, nyatanya Bali furniture berhasil menyedot perhatian masyarakat luar negeri http://jeparacrafters.com/category?id=Bookcase_and_Cabinet_Teak_Wood.

jati bali antik

Hal ini terlihat dari banyaknya furniture khas Bali yang diekspor ke berbagai negara luar. Jadi bagi Anda yang sedang atau berencana untuk mengunjungi pulau Bali, maka tidak ada salahnya untuk melihat keindahan Bali furniture

Continue reading »

Tarian Tradisional dari Bali yang mengesankanbagi wisatawan

Tarian tradisional baliPulau Dewata Bali mempunyai pemandangan yang telah diakui dunia. Banyak pelancong mancanegara bakan mengidentikan Bali sebagai surganya dunia. Namun tak cuma estetika alamnya lho Sobat, segudang kekayaan adat istiadat di Bali juga tidak luput dari perhatian dunia, diantaranya yaitu tarian tradisional Bali.

tarian tradisional bali

Nah kali ini kita akan berkunjung ke Pulau Dewata via pengenalan tarian tradisional Bali. Di Bali banyak sekali tari tarian tradisional / klasik. Dan pada tulisan kali ini kita akan merangkum 15 tarian tradisional hal yang demikian. Jangan hingga orang luar nagrek eh luar negeri tahu tarian Bali, kita Bangsa Indonesia malahan tak mengenalnya..

15 Tarian Tradisional dari Bali hal yang demikian yaitu :

1. Tari Tradisional Bali – Tari Cendrawasih
Seperti halnya tari merak dari Jawa Barat, tari Cendrawasih Bali membuktikan estetika burung Cendrawasih yang bertebangan di angkasa. Tari Cendrawasih ditarikan oleh 2 orang wanita dewasa. Satu memerankan burung Cendrawasih jantan dan satunya lagi cendrawasih betina

Burung Cendrawasih yang diketahui sebagai Manuk Dewata di Bali memang mempunyai karakter yang meliuk-liuk seperti sedang berdansa dan juga berdendang dikala memasuki perkawinan. Tapi ini dijelaskan dalam tarian tradisional Bali ini. Tari Cendrawasih yaitu hasil karya oleh I Gde Manik dan pertama kali ditampilkan di subdistrik Sawan di Kabupaten Buleleng pada 1920an. Namun tari Cendrawasih yang tak jarang dipertunjukan pada masa sekarang yaitu hasil olahan koreografi oleh N. L. N. Swasthi Wijaya Bandem, yang diaransemenkan pada penampilan pertamanya pada 1988.

Baca :   Objek Wisata Di Bali Selain Pantai

2. Tari Tradisional Bali – Tari Trunajaya
Tari Trunajaya yaitu tari tradisional Bali yang membuktikan gerakan-gerakan seorang pemuda (Taruna) Bali yang sedang meninjak umur dewasa, penuh emosional serta berulah untuk mempesona hati seorang wanita. Tari Trunajaya termasuk tari putra dengan gerakan yang keras yang lazimnya ditarikan oleh seorang penari putri. Tari ini semula ciptaan Pan Wandres dalam format kebyar Legong dan kemudian disempurnakan oleh I Gde Manik. Kreasi tarian Trunajaya ini dibuat untuk sebuah tari hiburan yang dapat dirasakan ketika-ketika perayaan tertentu.

3. Tari Tradisional Bali – Tari Barong
Tari Barong yaitu tarian tradisional Bali yang cukup familiar. Tari Barong ini ialah warisan kebudayaan sebelum munculnya agama Hindu di tanah dewata. Tarian Tradisional Bali ini ditarikan oleh 2 orang laki-laki, satu komponen kepala dan satunya lagi dibagian ekor, sehingga kelihatanya seperti hewan berkaki empat.

Kata barong sendiri berasal dari kata bahruang yang berarti juga beruang, sehingga penampilan badannya besar seperti hewan beruang. Ada beragam-jenis barong seperti barong macan, barong bangkal, barong gajah, barong asu, barong landung, barong blasblasan, barong ket (keket). Tari Barong yang tak jarang ditampilkan pada ketika ini yaitu barong ket, macam tari barong ini mempunyai kostum dan gerak tari yang komplit, wujudnya ialah  perpaduan antara hewan singa, macan, sapi atau boma. Badan Barong ini dihiasi dengan ukiran-ukiran dijadikan dari kulit, dengan potongan kaca cermin yang berkilauan dan bulunya dijadikan dari serat daun perasok , ijuk atau ada pula dari bulu burung gagak, topeng muka barong dijadikan dari kayu dengan sumber daerah yang menakutkan dan keramat.

Tari Barong dipentaskan membuktikan pertarungan yang sengit antara kebajikan yang disimbolkan denan barong dengan kebatilan yakni rangda, dan dipentaskan dengan penuh sajian humor.

4. Tarian Tradisional Bali – Tari Legong
Tari Legong yaitu ialah tari klasik Bali yang pada permulaan awalnya ialah tarian kraton yang cuma dipertunjukan di lingkungan keraton pada masa kerajaan Bali. Dari asal katanya legong berasal dari kata “leg” yang artinya luwes dan elastis, dikaitkan dengan tarian berarti gerakan yang lemah gemulai, kemudian “gong” yang artinya gamelan, sehingga legong berarti tarian yang terikat dengan gamelan yang mengiringinya. Gamelan yang mengiringinya di ketahui dengan nama Semar Pegulingan. Ciri khas lainnya penarinya mengaplikasikan kipas, selain penari dengan tokoh Condong.

Tari Legong ditarikan oleh 2-3 orang penari yang menghadirkan tokoh “Condong”, sebagai pembuka tarian ini, tetapi kadang-kadang tari legong ini tak menghadirkan tokoh hal yang demikian, tergantung jumlah penarinya.

Kecuali sebagian jenis tari Legong di Bali yang berkembang seiring waktu Legong Lasem (Kraton), Legong Jobog, Legong Legod Bawa, Legong Kuntul, Legong Smaradahana dan Legong Sudarsana.

5. Tarian Tradisional Bali – Tari Kecak

Siapa sih yang belum pernah memperhatikan tari Kecak? sedangkan mungkin belum pernah memperhatikan tarian ini secara utuh, tetapi pasti pernah tahu dong cuplikan tari kecak yang sering timbul di iklan/media TV?.

Tari Kecak yaitu pertunjukan tarian seni khas Bali yang lebih utama menyebutkan mengenai Ramayana dan dimainkan khususnya oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris melingkar dan dengan ritme tertentu menyerukan \\\”cak\\\” dan mengangkat kedua lengan, membuktikan kisah Ramayana ketika barisan monyet menolong Rama melawan Rahwana. read more

Continue reading »