Kubah Masjid Bersejarah Peninggalan Wali Songo di Tanah Jawa

Kubah Masjid Bersejarah Peninggalan Wali Songo di Tanah Jawa

Kubah Masjid Bersejarah Peninggalan Wali Songo di Tanah Jawa

 

 

Wali Songo seperti yang sudah diketahui banyak orang merupakan julukan atau sebuatan bagi sembilan tokoh Sunan atau Wali yang menyebarkan agama di Indonesia, khususnya di tanah Jawa. Penyebaran agama Islam tersebut merupakan sejarah panjang dan penting yang akan selalu dikenang dan diceritakan kembali di masa depan. Salah satu cara penyebarannya adalah dengan membangun yang memiliki kubah masjid yang indah. Oleh karena peninggalan-peninggalan dari penyebaran Islam tersebut masih terus di jaga sampai saat .

Salah satu peninggalan dari para Wali Songo adalah bangunan masjid yang tersebar di pulau Jawa. Masjid – masjid tersebut diantaranya sebagai berikut:

  1. Masjid Agung Demak

Masjid peninggalan Wali Songo yang satu ini beralamatkan di Jalan Sultan Fatah No 57, Desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid Agung Demak didirikan oleh Raden Patah bersama dengan Wali Songo pada abad ke 15 Masehi. Masjid ini juga menjadi salah satu bangunan masjid tertua di Indonesia yang memiliki peran penting bagi umat muslim di Indonesia, serta menjadi saksi sejarah perkembangan peradaban agama Islam di Negara Indonesia khususnya di Pulau Jawa.

Dari beberapa sumber mengatakan bahwa Masjid Agung Demak terkenal akan arsitektur bangunannya yang memiliki nilai filosofis penting karena memiliki atap bangunan atau kubah masjid berupa limas susun tiga yang mirip dengan Joglo. Filososfis dari atap tiga tingkat tersebut memiliki makna yang tersendiri yaitu menggambarkan Iman, Ihsan dan Islam. Selain itu pada jaman dulu Masjid Agung Demak juga dikabarkan menjadi tempat berkumpulnya Wali Songo dimana di masjid tersebut mereka membahas tentang cara-cara penyebaran agama Islam di Indonesia, khususnya di tanah Jawa.

  1. Masjid Agung Sunan Ampel

Masjid yang satu ini juga termasuk salah satu warisan peninggalan Wali Songo yang merupakan salah satu masjid tertua di Indonesia. Masjid Agung Sunan Ampel dulu dibangun pada tahun 1421 masehi dan terletak di bagian utara Kota Surabaya. Masjid ini didirikan oleh Raden Mohammad Ali Rahmatullah yang biasa kita kenal dengan sebuatan Sunan Ampel dibantu oleh para santrinya serta dua orang sahabat karibnya Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji.

Kawasan di sekitar Masjid Agung Sunan Ampel tersebut kini sudah ditata dan diresmikan sebagai Kawasan Religi Sunan Ampel, dimana makan Sunan Ampel juga terletak di sekitar kawasan masjid Agung Sunan Ampel tersebut. Selain itu disekitar daerah Kawasan Wisata religi tersebut juga sudah dibangun tempat-tempat berbelanja yang bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan sambil berziarah ke makam Sunan Ampel.

  1. Masjid Menara Kudus

Masjid Menara Kudus terletak di Kota Kretek Kudus. Masjid ini bisa langsung anda kenali ketika anda melihatnya karena adanya cirri khas unik yaitu adanya sebuah bangunan yang menyerupai bangunan candi khas Hindu. Dengan adanya arsitektur bangunan masjid yang mirip denganĀ  bangunan candi Hindu tersebut menunjukkan bahwa penyebaran Islam di Pulau jawa menggunakan metode akulturasi budaya yang indah.

Bagi para pengunjung, selain bisa melakukan ibadah di Masjid Menara Kudus, mereka juga juga bisa sekaligus berziarah ke makam Sunan Kudus yang letaknya ada di tengah Kota Kudus.

  1. Masjid Agung Cirebon

Masjid yang berdiri sejak tahun 1489 ini letaknya di Kota Cirebon dan juga dikenal dengan nama Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Masjid Agung Cirebon juga termasuk dalam jejeran kelompok masjid tertua di Pulau Jawa dan konon katanya, masjid ini dibangun oleh para Wali hanya dalam waktu semalam saja.

Bangunan dari masjid ini juga masih sangat outentik dan tradisional. Jika anda memiliki waktu untuk berkunjung ke masjid ini, maka anda akan melihat Saka Tatal yang merupakan karya dari Sunan Kalijaga. Saka atau tiang tersebut merupakan tiang masjid yang terbuat dari sambungan potongan-potongan tiang (tatal-red). Sambungan-sambungan tersebut kemudian diikat dengan lempeng besi agar bisa menjadi satu tiang baru. Baca selanjutnya : kubah masjid jenis terbaru.