Otenta.com Menggandeng UKM untuk Dipasarkan Hingga Sampai Ke Mancanegara

Otenta.com, start-up e-commerce yang dilengkapi dengan cek resi dan khusus menghadirkan produk-produk berkualitas buatan Indonesia, resmi diluncurkan pada Selasa (15/8). Dengan menggandeng mitra ternama, Otenta yakin bisa menjual pelaku usaha ke Eropa, Amerika dan Asia.

Sebagai wadah untuk pengusaha menjual produk, salah satu platform marketplace yaitu Otenta.com ikut meramaikan belanja di Tanah Air. Melihat pertumbuhan online market di Indonesia, pengguna mobile yang aktif menggunakan online market capai 100 juta orang.

Otenta.com Menggandeng UKM untuk Dipasarkan Hingga Sampai Ke Mancanegara

Anton Liu, Founder Otenta.com memprediksi marketplace mobile pada tahun 2020 akan berkembang dan mencatat pendapatan US$ 130 miliar.

“Untuk saya bersama empat co-founder lain ingin mewujudkan platform e-commerce khusus produk Indonesia dan jadi pilihan masyarakat Indonesia dan mancanegara,” ujar Anton.

Situs belanja yang resmi diluncurkan Agustus 2017 pun menggandeng pelaku usaha kecil dan menengah, serta semua pelaku usaha industri kreatif yang menjual produk Indonesia ataupun memiliki pabrik di Indonesia.

Didalam situs otenta.com ada berbagai kategori produk hasil Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai dari , busana pria dan wanita, barang-barang seni, hingga oleh-oleh khas Indonesia.

Resmi diluncurkan hari ini, Otenta.com telah menggandeng 120 merek-merek asli Indonesia dengan kurang lebih 3.000 ragam jenis produk (SKU). Sekitar 60% dari produk-produk tersebut berasal dari kemitraan Otenta dengan wirausaha UMKM di Indonesia.

Untuk membuktikan kredibilitas Otenta sebagai pemain situs jual beli daring yang hadir di pasar Indonesia, setiap produk yang terpajang di etalase Otenta telah melalui proses kurasi yang dilakukan oleh tenaga ahli di bidang , , , dan interior. Pembeli dapat memilih produk berkualitas dari berbagai kategori dengan mudah dan cepat hanya melalui satu platform e-commerce.

Kepala Badan Kreatif Triawan Munaf mengatakan kurasi adalah keberhasilan marketplace yang muncul di Indonesia. “Si kurator harus tahu produk yang dijual. Untuk itu marketplace yang dilaunching ini saya gembira mendengarnya karena akan semakin bergairah,” pungkasnya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Selasa (15/8).

Triawan juga mengajak Otenta.com untuk bekerjasama untuk mendapat pendanaan investor dan mengembangkan bisnisnya.

Tidak hanya Badan Ekonomi Kreatif yang siap bekerjasama, salam mitra Otenta, Direktur Distribusi & Network Bank BTN (Persero) Tbk Budi Satria, mengatakan, Kerjasama Bank BTN dengan Otenta tidak hanya sekadar bisnis semata, namun juga visi bersama untuk menempatkan produk- produk Indonesia yang berkualitas menjadi tuan di negeri sendiri.

“Kemitraan Bank BTN dengan marketplace seperti Otenta memberikan tidak hanya kepada konsumen berbelanja dengan aneka promosi dan diskon dengan Debit BTN online tapi juga apresiasi dan dukungan kepada para pengrajin, pekerja kreatif negeri sendiri,” ucapnya.

Selain itu, Otenta juga mendapat dukungan dari perusahaan nasional ternama lainnya seperti PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Sarinah, Sriwijaya Air, dan Sido Muncul. Mitra-mitra Otenta ini memiliki visi yang sama dalam hal pemberdayaan UMKM.

BTPN yang juga telah bermitra dengan Otenta memiliki visi yang sama terutama dalam hal pemberdayaan UMKM. Melalui Daya, program pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan dan terukur, BTPN memberikan kesempatan untuk tumbuh dan hidup yang lebih berarti bagi nasabahnya. Hal itu serupa dengan tujuan Otenta, yaitu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Usaha Kecil dan Menengah untuk berkembang dan memiliki tempat yang cocok untuk menjual hasil karya mereka.

Francis Surjaseputra, sebagai pelaku industri di bidang menambahkan, “Selama ini produk- produk kreatif belum mempunyai panggung sehingga susah untuk memperkenalkan produk mereka ke pasar yang tepat. Otenta dapat membantu pebisnis di bidang , craft, dan design dalam sebuah platform penjualan. Saya berharap dengan hadirnya Otenta, kemitraan antara dunia seni dan dunia bisnis bisa berpadu dengan saling mengisi kekurangan dan saling melengkapi kebutuhan masing-masing,” bebernya.

Sebagai marketplace yang mengusung aspek sharing economy yang kuat, Otenta ingin memberikan nilai tambah dengan membuka kesempatan seluas-luasnya kepada mitra maupun penjual untuk saling berinteraksi. Contohnya, produk-produk UMKM yang dijual di Otenta juga akan diserap menjadi bagian dari merchandise yang dijual di Sriwijaya Air.

Anton menambahkan, “Kami ingin tekankan sekali lagi bahwa Otenta adalah wadah yang cocok untuk memasarkan produk-produk asli Indonesia. Siapa pun bisa menjadi mitra kami, dan jangan pernah ragu untuk mempunyai brand sendiri, karena sekarang proses jual beli menjadi lebih mudah berkat Otenta. Kami sedang dalam proses kerjasama dengan beberapa jasa pengiriman Internasional, pada Maret 2018, Otenta akan tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat diunduh di Google Play dan App Store,” kata Anton.

Karena terbilang baru diluncurkan Agustus 2017, Anton mengaku tidak menargetkan jumlah angka transaksi dalam situs belanja Otenta.com. Hanya saja, dengan budget investasi yang pas bisa menghasilkan dampak yang besar.

“Yang paling penting kami ingin jual produk Indonesia yang lolos kurasi. Rencananya dalam setahun akan menggandeng 15-22 mitra baru,” tuturnya. Kedepannya, Anton juga akan bekerjasama dengan 25 bank nasional besar dan menjual produk ke Eropa, Amerika dan Asia.