MRT Jakarta

MRT Jakarta

BACA JUGA : Situs Cek Resi

Jakarta Mass Rapid Transit

Pembangunan MRT Jakarta di Jalan M.H. Thamrin, tahun 2016.
Setelah proses perencanaan yang panjang oleh pemerintah mengenai pengembangan sistem angkutan cepat massal di ibukota Indonesia, infrastruktur Jakarta Mass Rapid Transit saat sedang dibangun, dengan garis utara-selatan antara Kota dan Lebak Bulus; dan garis timur-barat, yang akan terhubung ke jalur utara-selatan di stasiun Sawah Besar. MRT Jakarta akan menjadi kombinasi kereta bawah tanah dan rel yang ditinggikan. Pekerjaan persiapan dimulai pada bulan April 2012, dan groundbreaking dilakukan pada bulan Oktober 2013, dengan jalur 15,2 km pertama antara Hotel Indonesia dan Lebak Bulus dijadwalkan akan beroperasi pada tahun 2018, dan jaringan MRT jalur utara-selatan dijadwalkan untuk beroperasi pada tahun 2020. Panjang total jaringan saat selesai kira-kira 110,8 kilometer (68,8 mil). Pemerintah kota Jakarta memutuskan untuk menggunakan sistem berbasis rel karena kemampuannya untuk membawa banyak orang dengan cepat dan murah. Pada tahun 2016, sistem angkutan cepat massal memiliki investasi hampir US $ 1,7 miliar untuk memudahkan masalah lalu lintas di tahun-tahun mendatang, termasuk pembangunan kereta bawah tanah.

BACA JUGA : situscekresi.com