3 Dampak Hadirnya PPOB Pos Indonesia untuk Masyarakat Indonesia

Pada awalnya, PPOB atau Payment Point Bank Online memang hanya diterapkan oleh PT Pos Indonesia. Baik untuk keperluan bayar listrik reguler, PDAM, dan lainnya. Berkat hadirnya sistem PPOB Pos Indonesia rupanya memiliki dampak yang cukup signifikan. Khususnya untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. Apa saja dampaknya?

  1. Munculnya PPOB-PPOB Baru

Sejatinya memang PPOB dari Pos Indonesia memang mudah diadopsi. Hingga saat ini sudah ratusan (mungkin ribuan) PPOB baru yang bermunculan. Salah satunya KUDO. Meski permunculannya baru akhir-akhir ini (2016), tetapi konsistensinya patut diapresiasi. Hingga saat ini, PPOB dari KUDO menjadi loket dengan label terpercaya nomor 1 di Indonesia

Dengan persaingan loket PPOB yang ketat, toh KUDO tetap aktif memberi promo dan juga kemudahan dalam bertransaksi pembayaran listrik. Khususnya yang berbasis . KUDO membuka seluas-luasnya untuk siapa pun yang mau jadi agennya. Keuntungannya termasuk yang tertinggi daripada loket lainnya.

Anda hanya cukup dikenakan modal awal sekitar 20 ribu Rupiah saja. Tapi jangan lupa juga cek stabilitas jaringan Anda. Semakin lancar, maka pelayanan pun semakin cepat. Setiap transaksi, Anda berhak mendapatkan potongan senilai 3%. Hitung saja kalau dalam sehari Anda bertransaksi lebih dari 10 kali. Tentunya keuntungan lebih tinggi lagi.

  1. Terbukanya PPOB Baru dengan Sistem yang Lebih Mudah

Namanya juga PPOB. Meskipun sudah menggunakan sistem perbankan, tetaplah ada kendala yang harus dihadapi oleh para pelanggan. Terutama dalam hal pembayaran tagihan listrik. Sampai detik ini, kantor Pos Indonesia memang sudah tersebar ke berbagai kecamatan. Tetapi masih ada juga daerah yang belum kebagian disambangi kantor pos.

Daerah ini biasanya termasuk daerah terpencil. Jangankan kantor pos, kantor bank saja mungkin belum ada. Apalagi ATM. Sementara persebaran listrik ke segala penjuru Indonesia jauh lebih cepat daripada ketersediaan loket pembayaran listriknya. Akibatnya, muncullah banyak aktor yang menjembatani kepentingan para pelanggan listrik.

Namun beruntung, sekarang hampir setiap baru menggunakan listrik berbasis pulsa. Dengan adanya sistem ini, maka Anda pun tidak akan repot lagi ke kantor pos. Cukup beli saja via loket yang sudah tersebar di Internet. Salah satu loket yang paling recommended adalah KUDO. Kalau Anda jadi agen KUDO, maka setiap hari akan kebanjiran promo.

  1. Menghadirkan Peluang untuk Masyarakat dalam Pulsa Listrik

Peluang berbisnis pulsa listrik awalnya hanya dianggap semu atau utopis. Tetapi setelah kehadiran PPOB dari Pos Indonesia, terbukalah peluang tersebut. Salah satu cara berbisnis di bidang ini adalah dengan mendaftar jadi agen di loket tertentu. KUDO menjadi contoh yang paling ideal untuk permulaan bisnis pulsa listrik ini.

Cara mendaftar jadi agen KUDO juga cukup mudah. Hanya dengan memanfaatkan aplikasi di Google Play Store. Kemudian isi saldo minimal 20 ribu Rupiah. Maka, saat itu juga Anda pun sudah siap berbisnis. Bisnis ini paling mujarab diterapkan di daerah-daerah terpencil. Soalnya di daerah tersebut tentu belum banyak yang memulai bisnis serupa.

Paling banter hanya pulsa HP. Selain itu, kecenderungan orang ketika berbisnis dengan komisi yang sedikit, maka ia akan gila-gilaan menaikkan . Nah, di sinilah peluang Anda. Beri saja sentuhan pembayaran yang lebih murah. Dengan KUDO, meskipun murah, tetapi Anda tetap berkesempatan dapat komisi yang besar.

Ketiga dampak akibat PPOB Pos Indonesia tersebut telah dirasakan oleh masyarakat secara luas. Salut dengan pemerintah yang menerapkan kebijakan tentang pemanfaatan listrik berbasis pulsa. Kalau dulu hanya dimonopoli oleh Pos Indonesia, maka sekarang semuanya bisa berbisnis. Bahkan kaum awam sekalipun.