Merasa Kantormu Seperti Neraka? Sebelum Ajukan Surat Resign, Coba Lakukan 3 Hal Ini!

Pekerjaan menumpuk, banyak orang baru di kantor yang bikin bete, gaji tak juga kunjung bertambah. Itukah yang kamu rasakan tentang kantormu? Saat semua cerita indah tentang kantor idaman dan pekerjaan yang sesuai dengan passion-mu secara perlahan berubah jadi mimpi buruk lantaran berbagai hal, jangan terburu-buru menyalahkan keadaan dan berpikir untuk resign.

Ingat, di jaman serba edan mencari pekerjaan yang prima tidak semudah membalikkan telapak tangan. Jangan pernah keputusanmu yang tergesa-gesa jadi selesai rasa malu serta menyesal karena tidak juga kunjung bisa pekerjaan baru sesudah keluar dari kantor yang lama.

Mungkin saja beberapa hal jelek yang anda rasakan mengenai pekerjaanmu sekarang ini bersumber dari dirimu sendiri. Ya, bukanlah kantormu yang beralih jadi neraka, tetapi malaikat di hatimulah yang mulai pergi serta digantikan oleh iblis jahat yang selalu membisikkan kalimat-kalimat penuh tidak suka hingga kepalamu dipenuhi oleh fikiran-pikiran negatif.

Lantas apa yang perlu anda kerjakan? Take a deep breath serta awalilah untuk berdamai dengan dirimu sendiri sesaat. Banyak hal di bawah ini mungkin saja jalan keluar serta dapat kembalikan hari-hari ceriamu seperti dahulu :

1. Waktu anda telah terasa muak serta menjangkau titik jemu dengan pekerjaanmu, ingat-ingatlah perjuanganmu pertama kalinya masuk kerja

Coba flashback sesaat serta mengingat bagaimana girangnya anda dahulu saat memperoleh panggilan kerja. Deg-degan menyiapkan jawaban wawancara, bingung pilih yang juga akan digunakan, hingga mesti merelakan saat buang air besar lewatkan cuma karna anda tidak menginginkan terlambat.

Beberapa hal ini mungkin saja berkesan konyol. Tapi yakinlah, masa lalu pertama tidak sempat berbohong. Bila dimuka dahulu anda begitu semangat bekerja ditempat itu serta saat ini semangat itu mendadak menghilang, ask yourself. Sebelumnya anda menyalahkan lingkungan kerjamu, tambah baik anda mengoreksi dirimu terlebih dulu. Adakah yang salah denganmu? Adakah yang beralih darimu?

2. Janganlah Anti-pati pada perubahan di kantor. Perubahan kebijakan di kantor itu tentu di buat untuk kebaikan semuanya karyawan

Dahulu datang terlambat tidak problem tuch. Saat ini telat 5 menit saja mesti potong upah? Bila beberapa hal seperti ini yang buat anda terasa kantor beralih jadi neraka, you really need to know. Ketentuan itu di buat bukanlah tanpa ada argumen, serta tak ada ketentuan yang di buat tanpa ada pertimbangan masak.

Bila hingga kantormu mengaplikasikan ketentuan ketat mengenai keterlambatan, itu berarti mulai banyak karyawan yang sulit didisiplinkan. Serta bila anda terganggu dengan ketentuan itu, itu pertanda anda termasuk juga satu diantara karyawan yg tidak disiplin.

Saat ini cobalah tempatkan dirimu jadi karyawan yang rajin serta senantiasa datang pagi. Relakah anda terima upah yang sama juga dengan karyawan beda yang tukang telat? Maukah anda terima yang sama besarnya dengan karyawan beda yang rajin tidak mematuhi ketentuan? Bila kantormu lakukan perubahan dalam soal rules kerja serta kebijakan-kebijakan spesifik yang terkait dengan kesejahteraan karyawan, pasti semuanya ada argumennya.

Coba lihat lebih dalam, melihat lebih luas. Bila memanglah ada perubahan ketentuan yang merugikanmu, janganlah sangsi untuk mempertanyakannya. Tapi sepanjang ketentuan itu beberapa lumrah saja serta di buat dengan basic yang kuat, janganlah egois serta terasa dirimu yang paling benar. Ingat, bila anda keluar dari satu perusahaan cuma dikarenakan tidak sepakat dengan ketentuannya, belum juga pasti anda juga akan temukan perusahaan beda dengan ketentuan yang lebih longgar.

3. Berdamai serta jujur pada dirimu sendiri. Apakah sampai kini anda telah bekerja semaksimal serta sebaik-baiknya pada pekerjaanmu?

“Kenapa orang baru itu segera bisa kenaikan upah, ya? Walau sebenarnya saya kan telah lebih lama bekerja disini. ”

Nah, bila keadaan seperti ini tengah anda hadapi saat ini, coba jujur pada sendiri. Apa sampai kini anda telah bekerja dengan maksimum? Apa anda memberi peran yang cukup besar untuk tim kerjamu? Janganlah cepat-cepat menuding atasanmu tidak adil serta tentukan kasih, atau bahkan juga menuduh karyawan baru itu sudah mencari muka pada atasanmu.

Baca Juga: Contoh surat resign

Mungkin karyawan baru segera bisa kenaikan upah karena ia memanglah bekerja tambah baik, tidak sangsi datang lebih pagi serta pulang lebih malam, tidak enggan terima pekerjaan diluar jobdesc paling utama, dan tidak sempat perhitungan serta senantiasa enteng tangan untuk menolong pekerjaan rekanan yang lain.

Janganlah dahulu terasa tersingkirkan serta di pandang remeh. Malah anda mesti mencari kiat sebaik-baiknya supaya anda dapat mengambil perhatian atasanmu. Kerjakan perform terbaikmu jadi seseorang karyawan. Do more than is required of you!