Jenis Wawancara Kerja

Jenis Wawancara Kerja untuk Pelamar Kerja

Jenis Wawancara Kerja
Jenis Wawancara Kerja

Jenis Wawancara Kerja untuk Pelamar Kerja

Setelah lulus dari bangku pendidikan entah tingkat SMA, S1, S2 maupun S3 otomatis seseorang akan menggunakan gelar yang dimilikinya untuk mencari pekerjaan meskipun banyak juga yang memutuskan untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan membuka usaha baik di maupun di perantauan hal tersebut tentulah merupakan sebuah pilihan yang sama sama baik yaitu bertujuan untuk dapat memiliki penghasilan untuk menyambung hidup.

Untuk anda yang kebetulan ingin menggunakan gelar yang anda miliki untuk mencari pekerjaan maka anda harus meningkatkan skill dan kemampuan yang anda miliki untuk menghadapi persaingan di dunia kerja karena setiap perusahaan pasti memiliki patokan kualifikasi tersendiri bagi calon karyawan yang ingin bergabung dan berkontribusi untuk perusahaan. Biasanya untuk mengetahui kriteria pelamar kerja, pihak perusahaan akan menyelenggarakan proses rekrutmen yang dimana dalam proses tersebut terdapat beberapa tahapan mulai dari tes akademik, tes wawasan, psikotes dan juga wawancara kerja. Untuk wawancara kerja sendiri ternyata masih memiliki penggolongan sendiri lagi, hal bertujuan untuk mengetahui secara details kualifikasi yang dimiliki oleh pelamar kerja. Ada baiknya anda selaku pelamar kerja untuk mengetahui Jenis Wawancara Kerja yang biasanya dilakukan oleh perusahaan agar anda dapat menyiapkan apa saja yang anda butuhkan untuk dapat menghadapi wawancara kerja dengan baik. Pada kesempatan kali ini, mari kita ulas tentang beberapa jenis wawancara kerja yang dapat membantu anda ketika melakoni wawancara kerja di perusahaan nanti.

Jenis Wawancara Kerja untuk Calon Karyawan

1 Wawancara Standar

Tipe wawancara inilah yang sering digunakan oleh perusahaan yang biasanya diwakili oleh manajer departemen ataupun staff personalia. Biasanya jenis wawancara ini hanya menanyakan tentang diri anda, mengapa ingin bekerja disini dan apa yang ingin anda capai disini. Pertanyaan wawancara yang sangat standar, namun meskipun begitu anda harus tetap berhati hati dalam menjawab pertanyaan tersebut. Tunjukkan pula integritas anda dalam menjawab jangan sampai anda malah termakan jawaban anda sendiri karena terlalu dibuat buat karena pewawancara biasanya akan mengulangi pertanyaannya untuk melihat kesesuaian jawaban anda.

2 Wawancara Kepribadian

Wawancara kepribadian ini dapat menentukan cocok tidaknya anda untuk diterima dalam perusahaan karena setiap perusahaan pasti memiliki kriteria yang berbeda beda untuk kandidat calon karyawannya. Biasanya wawancara jenis ini akan berfokus pada pertanyaan apa keberhasilan terbesar yang pernah anda capai, kegagalan terburuk anda, kesibukan ketika mengampu pendidikan (selain belajar) dan bagaimana cara anda mengatasi masalah. Jawaban yang anda berikan kepada pewawancara dapat secara jelas menerangkan kepribadian anda. Misalkan anda memiliki prestasi yang besar dan aktif di bangku perkuliahan maka pewawancara akan menilai anda sebagai orang yang aktif dan memiliki potensi, namun hal tersebut tidak menentukan anda akan diterima sebab ada beberapa posisi dalam perusahaan yang malah tidak bisa diisi dengan orang orang berkepribadian aktif. Untuk itu sebelum menjawab, ada baiknya anda sesuaikan dengan posisi yang anda lamar.

3 Wawancara Situasional

Wawancara situasional akan memberikan anda sebuah simulasi masalah yang biasa dihadapi ketika bekerja, tentunya juga sesuai dengan posisi yang anda lamar. Contohnya saja anda melamar kerja pada bagian staff admin dan saat itu anda mendapatkan tugas membuat power poin untuk atasan anda. Setelah anda selesai dengan power poin yang anda buat beberapa jam sebelum meeting ternyata ada data yang tertinggal dari atasan dan data tersebut akan mengubah keseluruhan power poin yang anda buat apabila dimasukkan saat itu. Anda akan ditanyai bagaimana penyelesaian masalah tersebut yang tentunya akan sangat membingungkan dan hal tersebut akan memberikan penilaian sendiri ketika anda menjawab tanpa memperhatikan masalah dengan seksama.

4 Wawancara Panel

Dari semua Jenis Wawancara Kerja, wawancara panel inilah yang mungkin menjadi wawancara yang menakutkan dimana satu orang pelamar kerja akan diwawancarai oleh banyak pewawancara dari pihak perusahaan. Ataupun sebaliknya ada beberapa pelamar kerja yang langsung diwawancarai oleh seorang pewanwancara pihak perusahaan. Jadi beberapa pelamar kerja tersebut akan dikumpulkan untuk menjawab satu pertanyaan dari pewawancara kerja tentunya dari sekian banyak pelamar kerja hanya akan diambil jawaban yang etrbaik. Kunci sukses jenis wawancara kerja panel ini adalah percaya diri dan yakin untuk menunjukkan bahwa anda adalah kandidat terbaik yang selama ini dicari oleh perusahaan.

Setelah mengetahui Jenis Wawancara Kerja diatas, semoga dapat memberikan anda sedikit pencerahan dan solusi untuk menghadapi wawancara kerja. Tidak menutup kemungkinan masih banyak referensi lain yang mungkin bisa anda pelajari, intinya persiapkan diri sematang mungkin dibanding pesaing anda dalam mencari kerja agar dimanapun anda mencari pekerjaan akan selalu dapat meminimalisir tingkat kegagalan anda dalam mendapatkan pekerjaan.