Denpasar

Kode Pos

Denpasar
Denpasar adalah ibu kota , dan merupakan pintu gerbang utama menuju pulau . Kota ini juga merupakan pusat kota-kota lain di Kepulauan Sunda Kecil.

Dengan pesatnya pertumbuhan industri pariwisata di Bali, Denpasar telah mendorong dan mempromosikan kegiatan dan usaha, memberikan kontribusi untuk memiliki tingkat pertumbuhan tertinggi di Provinsi Bali. Populasi Denpasar adalah 834.881 pada tahun 2012, naik dari 788.445 pada Sensus 2010. Kawasan metropolitan sekitarnya memiliki sekitar 2 juta penduduk.

Nama Denpasar – dari kata-kata Bali “den”, yang berarti utara, dan “pasar”, yang berarti pasar – menunjukkan asal kota sebagai kota pasar, di lokasi Pasar Kumbasari sekarang (sebelumnya “Peken Payuk”), di bagian utara kota modern.

Sejarah
Pada abad 18 dan 19, Denpasar berfungsi sebagai ibu kota Kerajaan Majapahit Hindu Badung. Dengan demikian, kota ini sebelumnya bernama Badung. Istana kerajaan dijarah dan dirobohkan selama intervensi Belanda pada tahun 1906. Sebuah patung di Puputan (alun-alun pusat kota Denpasar) memperingati Puputan 1906, di mana sebanyak seribu orang Bali, termasuk Raja dan istananya, bunuh diri secara massal di depan menyerang tentara Belanda, bukannya menyerahkan diri kepada mereka.

Era kemerdekaan

Denpasar pada tahun 1949
Pada tahun 1958 Denpasar menjadi tempat pemerintahan untuk Propinsi Bali. Ini tetap menjadi pusat administrasi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Baik Kabupaten Denpasar maupun Kabupaten Badung telah mengalami pertumbuhan fisik, , sosial dan budaya yang pesat.Denpasar tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tapi juga pusat perdagangan, , industri, dan pariwisata.

Pertumbuhan penduduk rata-rata 4,05% per tahun, disertai dengan perkembangan yang pesat, menyebabkan berbagai masalah perkotaan. Diputuskan bahwa memenuhi kebutuhan dan tuntutan masyarakat urban yang sedang berkembang sebaiknya ditangani dengan memberikan independensi administrasi Denpasar dari Kabupaten Badung. Kesepakatan diraih untuk menaikkan status Denpasar ke kota otonom, dan pada tanggal 15 Januari 1992, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1992 secara resmi mendirikan Kota Denpasar. Hal itu diresmikan oleh menteri dalam negeri pada tanggal 27 Februari 1992.

Pada tanggal 16 November 2009, dalam penyelarasan administrasi lebih lanjut, Peraturan Nomor 67 menggeser ibukota Kabupaten Badung dari Denpasar ke Mangupura.

Geografi
Denpasar terletak di ketinggian 0-75 mdpl. Sedangkan luas wilayahnya 127,78 km² atau 2,18% dari total luas Provinsi Bali. Dari penggunaan lahan, 2.768 hektare lahan padi, 10.001 hektar adalah lahan kering, sedangkan sisanya seluas 9 hektare.

Sungai Badung membagi Denpasar, yang kemudian sungai tersebut bermuara di Teluk Benoa.

Iklim
Denpasar, yang terletak tepat di sebelah selatan khatulistiwa, memiliki iklim basah dan kering tropis (klasifikasi iklim Köppen Aw), dengan cuaca panas dan lembab. Karena ini ada sedikit perubahan suhu sepanjang tahun, dengan suhu rata-rata sekitar 28 derajat celcius. Tahun dibagi menjadi dua musim: basah dan kering. Musim hujan berlangsung kira-kira dari bulan November sampai April, sementara musim kemarau berlangsung dari bulan Mei sampai Oktober. Temperaturnya tidak ekstrem, namun panasnya, dikombinasikan dengan kelembaban yang menindas dan curah hujan yang berlebihan, membuat iklim sangat tidak nyaman.

Kode Pos Desa